Shapefile (SHP) Peta Penutupan Lahan Seluruh Indonesia Update Terbaru
Shapefile Tutupan Lahan Indonesia (SHP) merupakan data geospasial penutupan lahan seluruh Indonesia dengan pembaruan tahun 2024 sesuai SIGAP KLHK. Data ini cocok untuk pemetaan, analisis spasial, kajian lingkungan, penelitian, perencanaan wilayah, serta berbagai kebutuhan GIS.
Setelah pembayaran berhasil, link download file akan otomatis dikirim ke alamat email yang anda cantumkan saat proses pembayaran.
Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai data, cakupan wilayah, format file, atau kebutuhan GIS lainnya, silakan hubungi GISmart Indonesia.
Deskripsi Produk
Shapefile Tutupan Lahan Indonesia (SHP) – Update 2024 SIGAP KLHK merupakan data geospasial digital yang menyajikan informasi penutupan lahan seluruh Indonesia berdasarkan pembaruan tahun 2024 sesuai dengan data SIGAP KLHK. Data ini dapat digunakan untuk kebutuhan pemetaan, analisis spasial, penelitian, pengelolaan lingkungan, perencanaan wilayah, serta berbagai kebutuhan GIS.
Data disediakan dalam format Shapefile (SHP) yang dapat digunakan pada berbagai perangkat lunak GIS seperti ArcGIS, ArcMap, QGIS, Global Mapper, dan software GIS lainnya.Keunggulan Data
- Data tutupan lahan dengan pembaruan tahun 2024.
- Mengacu pada data SIGAP KLHK.
- Mencakup wilayah seluruh Indonesia.
- Menyajikan informasi penutupan atau tutupan lahan.
- Format Shapefile (SHP) yang umum digunakan dalam pekerjaan GIS.
- Dapat digunakan untuk pemetaan dan analisis perubahan tutupan lahan.
- Cocok untuk kebutuhan profesional, penelitian, akademik, dan perencanaan wilayah.
Isi Data
Data terdiri dari layer geospasial penutupan lahan Indonesia beserta informasi atribut yang tersedia pada dataset. Informasi kelas tutupan lahan dapat digunakan untuk identifikasi, visualisasi, dan analisis spasial sesuai dengan klasifikasi yang terdapat dalam data SIGAP KLHK.Format File
- Shapefile (.SHP)
- File pendukung (.SHX, .DBF, .PRJ)
- Dikemas dalam format ZIP
Penggunaan Data
Data dapat digunakan untuk:- Pemetaan tutupan lahan Indonesia
- Analisis perubahan penutupan lahan
- Analisis spasial dan penggunaan lahan
- Identifikasi kelas tutupan lahan
- Overlay dengan data administrasi, kehutanan, dan lingkungan
- Penelitian dan kajian lingkungan
- Perencanaan wilayah dan pengelolaan sumber daya alam
- Pembuatan peta tematik tutupan lahan
- Berbagai kebutuhan pemetaan dan GIS lainnya
Tinggalkan Balasan